Tag

, , , , ,


Tangga kesuksesanCoba diingat-ingat, kapan terakhir kali Anda menaiki anak tangga untuk menuju suatu puncak! Seberapa jauh Anda mampu melangkahi anak tangga dalam satu langkah besar Anda? Mungkin hanya dua, tiga, atau maksimal 4, tergantung jarak dari masing-masing anak tangga.

Demikianlah halnya kesuksesan, ia tidak mungkin serta merta dicapai hanya dengan sekali lompatan. Ia mesti di “titi” dengan kesabaran, strategi dan perjuangan yang pantang menyerah. Sebab tidak jarang orang-orang yang memiliki keingingan mencapai kesuksesan ternyata gagal hanya karena ketidaksabaran, kurangnya strategi yang matang serta sikap mudah menyerah. Oleh karena itu, membangun ketiga karakter tersebut sangat penting untuk dapat tetap istiqomah mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Disamping itu, pembentukan kebiasaan (habits) orang-orang sukses perlu ditanamkan di dalam diri kita. Ubahlah habits kita menjadi habits-nya orang-orang sukses. Sebab habits, seringkali berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Kebiasaan yang baik biasanya mengantarkan seseorang kepada kesuksesan, demikian sebaliknya kebiasaan yang buruk akan membawa peluang kepada kesengsaraan. Kebiasaan (habits) adalah aktivitas yang dikerjakan tanpa perlu berpikir terlebih dahulu (artinya, ia lakukan secara suka rela, tanpa beban, pasrah, disamping juga seperti “hobi” dalam melakukannya). Sesuatu aktivitas yang telah menjadi kebiasaan akan sulit di ubah. Meskipun demikian, ia sangat mungkin untuk diubah. Perlu di ketahui bahwa kebiasaan yang baik muncul dari persinggungan 1) pengetahuan (knowledge), 2) keahlian (skill), dan 3) keinginan (desire). Selagi kita mengingingkan perubahan dalam diri kita untuk memperbaiki kebiasaan buruk selama ini, maka peluang mencapai kesuksesan itu sudah muncul. Teruslah sirami keinginan tersebut dengan menambah pengetahuan tentang bagaimana meraih kesuksesan dan tingkatkan kemampuan baik manajerial, maupun teknikal terkait dengan bidang kesuksesan tersebut.

Jadi langkah pertama dalam mencapai kesuksesan dimulai dengan mengubah pemikiran, kebiasaan, dan keinginan kita. Teruslah melangkah dengan kesabaran, strategi yang baik, serta sikap pantang menyerah. Iringi dengan evaluasi disetiap hambatan yang ditemui. Karena untuk mencapai seribu anak tangga harus dimulai dengan titian anak tangga pertama. So, mulailah meniti anak tangga kesuksesan Anda!

Wallahu a`lam bi ashowab.

Matsuyama,

June 16, 2013.

Iklan